Mengerikan!!! Inilah Baju dan Bekas Darah Asli Pahlawan Revolusi Yang Di Simpan Di Tempat Ini
Mengerikan!!! Inilah Baju dan Bekas Darah Asli Pahlawan Revolusi Yang Di Simpan Di Tempat Ini - Pahlawan Revolusi yang gugur karena tragedi G30S/PKI tidak hanya meninggalkan misteri perjuangan mempertahankan bangsa Indonesia dari perpecahan pasca kemerdekaan. Mereka yang gugur juga meninggalkan barang pribadi yang beberapa di antaranya diabadikan di Museum Pancasila Sakti. Museum Pancasila Sakti yang berada di Jakarta menyimpan sejumlah barang-barang pribadi tujuh perwira militer yang disiksa hingga masuk ke sumur maut di lokasi yang sama, yaitu Lubang Buaya, Jakarta Timur. Barang-barang pribadi tersebut dikoleksi museum dan disimpan di dalam “Ruangan Pakaian dan Bekas Darah”. Setelah membayar retribusi museum melalui pintu gerbang, pengunjung museum bisa masuk ke dalam Gedung Paseban dan berjalan ke bagian belakang gedung tersebut.
Di dalam ruangan tersebut, pengunjung
museum dapat melihat foto-foto, informasi riwayat hidup dan hasil visum,
beserta barang-barang milik tujuh pahlawan revolusi yang gugur di Lubang Buaya.
Rata-rata barang pribadi ditemukan setelah pengangkatan jenazah dari sumur
maut. Jendral S Parman contohnya, ditemukan masih menyimpan sisir rambut dan
bungkus rokok bermerek “Kent”. Ada juga cincin yang terakhir ditemukan di jari
manis Lettu Pierre Andrean Tendean. Cincin kawin dari jari tangan Brigjen DI
Pandjaitan juga ikut menemaninya sampai akhir hayat dan kini disimpan di
museum. Selain itu, ada pakaian kehormatan selama menjabat di militer dari
masing-masing pahlawan dan pakaian terakhir yang memiliki bercak darah. Seperti
kemeja dan sarung yang terakhir dipakai oleh Mayjen R Suprapto, penuh noda
hitam darah. Beberapa benda mengerikan lainnya seperti peluru yang ditemukan di
tubuh korban, di antaranya peluru jenis senjata kaliber 45 yang ditemukan pada
punggung kanan Jenderal Ahmad Yani. Ada juga benda tumpul untuk memukul kepala
Brigadir Jenderal Katamso Darmokusumo.
Ada juga lemari kaca khusus untuk memamerkan koleksi pribadi Lettu PA Tendean, mulai dari kamera tustel, pita tape berisi lagu kesukaannya, hingga raket tennis Wilson. Kemudian ada lemari khusus untuk foto dan barang terakhir milik Ade Irma Suryani, putri bungsu Jendral AH Nasution yang selamat dari penculikan PKI. Lalu ada peralatan hobi, seperti sepeda patroli & senjata milik Agen Polisi II Sukitma, Aqualung yang digunakan untuk mengeluarkan jasad tujuh pahlawan revolusi dari sumur maut, Radio tipe GRC-9, dan dua maket Museum Pancasila Sakti.[jw]
.jpg)
Tidak ada komentar: